Pagi Matahariku

Apakah Cemburu berbanding lurus dengan cinta??

Posted on: Kamis, April 2, 2009

kangensaat cinta bisa membuat kamu cemburu

harusnya cemburu bisa membuat kamu cinta !

(when you do the jealous things you need loves things to do that)

Judul Post  saya  diatas (Apakah Cemburu berbanding lurus dengan cinta??) mengingakan kita akan sepenggal kata bijak “ada sebab pasti ada akibat”. Keidentikan dua kata (cinta dan cemburu) menandakan bahwa mereka (cinta dan cemburu) merupakan kesatuan yang tetap dan tidak dapat dipisahkan. tapi kalau kita mau mengartikan satu persatu secara harfiah kurang lebih pendapat saya akan seperti ini.

Pengertian Cinta :Perasaan yang digerakkan dari situasi, keadaan damai dan menyenangkan yang konsisten . Proses  ini yang secara perlahan namun pasti  direpresentasikan menjadi wujud asa dan perilaku (behaviour) Kecintaan atau yang biasa kita sebut dengan fitrah.

Fitrah yaitu: (yaitu keadaan dimana Ruh, Raga dan Jiwa bersatu menjabarkan sumber kesenangan dan kedamaian secara acak dan misteri ) sedangkan fitrah seperti yang kita ketahui merupakan hak prerogative sang Pencipta.

Pengertian Cemburu :Reaksi  yang terjadi akibat dari ketidakharmonisan atau unbalance dari 5 panca indera dan core utamanya (hati) . lalu dengan Reaktif memandang terlalu personal sebuah ikatan emosional yang sudah tercipta  sehingga mengajak raga dan perasaan menjadi lebih larut dan agresif  seakan-akan jika tak bersikap maka keseimbangan takkan pernah bisa kembali dengan cepat.

1 Response to "Apakah Cemburu berbanding lurus dengan cinta??"

Secara psikologis…itu mungkin bisa jadi definisi cemburu. Namun…..
Secara harfiah atau umum. Cemburu hanyalah rasa takut kehilangan, berdasarkan rasa memiliki sesuatu apapun yang sesungguhnya bukanlah mutlak milik kita. Karena hanya milik Allah sajalah segala yang ada di bumi dan yang ada di langit juga seluruh jagat raya.
Kita ngga berhak cemburu atas seseorang atau segala hal yang sebenarnya hanyalah amanah untuk kita. Mungkin juga tak patut merasa kehilangan. Karena pada fitrahnya, hal itu memang tak pernah jadi milik kita.
Ironiskah…? Bukan. Itulah kenyataan hidup yg harus kita jalani dengan ikhlas.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Yang Mampir

  • 45,121
%d blogger menyukai ini: